Asik OriginalMulai
Rp 800.000
Teluk Saleh, Sumbawa

Snorkeling di samping hiu paus yang sedang makan di bagan nelayan di Teluk Saleh.
Teluk Saleh adalah teluk lebar dan terlindung di pantai utara Sumbawa tempat nelayan menambatkan bagan, anjungan jaring angkat dari bambu yang terapung, dan mengoperasikannya sepanjang malam di bawah lampu terang. Lampu itu menarik ikan umpan, dan sekitar fajar hiu paus datang untuk memakan apa yang terperangkap di sekitar bambu. Kebiasaan itu, bukan operasi wisata mana pun, adalah alasan Anda bisa masuk ke air bersama mereka di sini.
Hewan-hewan itu sebagian besar remaja. Studi identifikasi foto yang mencakup 2017 sampai 2022 mencatat 108 individu dengan panjang rata-rata sedikit di atas lima meter, 99 persen di antaranya remaja atau sub dewasa, dan 76 persen terlihat kembali selama beberapa tahun, jadi ini hewan yang sama yang kembali, bukan populasi yang sekadar lewat. Pada 2025 peneliti mendokumentasikan lima hiu paus baru lahir berukuran 1,3 sampai 1,5 meter di teluk ini dalam satu bulan saja, yang luar biasa mengingat hanya sekitar 33 hiu di bawah 1,5 meter yang muncul dalam seluruh literatur global, dan yang menunjukkan Teluk Saleh sebagai lokasi melahirkan atau pengasuhan.
Pada 7 Mei 2026 pemerintah provinsi NTB menetapkan 73.165 hektare Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi khusus untuk hiu paus, berdasarkan studi penandaan satelit selama sepuluh tahun yang mengikuti lebih dari 70 ekor. Itu adalah langkah pertama dalam proses kawasan konservasi perairan di Indonesia, bukan taman nasional yang sudah jadi, tetapi itu nyata.
Satu catatan jujur. Kelompok konservasi menyatakan hiu-hiu itu tidak sengaja diberi makan dan bahwa perkumpulan mereka bersifat alami. Namun beberapa daftar komersial Indonesia menggambarkan penggunaan umpan untuk menahan hewan-hewan itu di anjungan. Tanyakan langsung kepada operator Anda apa yang mereka lakukan.
Cara ke sana
Hampir semua trip berangkat dari Labuan Jambu, desa nelayan di Kecamatan Tarano di pantai timur laut Sumbawa, yang kira-kira dua sampai tiga jam perjalanan darat ke timur dari Sumbawa Besar tergantung sumber mana yang Anda percaya. Dari pelabuhan masih perlu satu sampai dua jam lagi dengan perahu nelayan menuju bagan. Ini tur terorganisasi, bukan sesuatu yang Anda atur di dermaga pada pagi harinya. Bersiaplah untuk awal yang brutal. Operator biasanya berkumpul di Labuan Jambu sekitar pukul 03.30, tiba di anjungan sekitar pukul 05.30 dan menurunkan Anda ke air mulai sekitar pukul 06.00, kembali menjelang tengah pagi. Harga yang dikutip pada 2026 mulai dari sekitar IDR 500.000 sampai 700.000 per orang untuk trip berbagi atau setengah hari, naik tajam untuk kelompok kecil dan pelancong sendirian, dengan biaya konservasi dan tiket masuk terpisah masing-masing sekitar IDR 50.000 serta carter perahu di kisaran IDR 800.000 sampai 1.000.000 untuk kelompok sepuluh orang.
Waktu terbaik
Hiu paus hadir sepanjang tahun, tetapi operator secara konsisten menunjuk April sampai November untuk laut tenang dan trip yang bisa diandalkan, serta menyarankan menghindari Januari sampai Maret ketika angin, swell dan arus membuat banyak nelayan tetap di darat. Perlu dicatat bahwa data identifikasi foto yang dipublikasikan dari 2017 sampai 2022 mencatat jumlah pengamatan tertinggi pada Maret dan April, yang tidak sejalan rapi dengan musim versi operator, jadi sikapi janji apa pun soal bulan puncak dengan skeptis.
Perlu diketahui
Tidak ada yang dijamin. Operator yang mengiklankan jaminan hiu paus umumnya menawarkan pengembalian dana sebagian, bukan jaminan perjumpaan, sering hanya untuk trip setengah hari dan sering hanya sebagian kecil dari yang Anda bayar. Baca apa yang sebenarnya dijanjikan jaminan itu sebelum Anda memesan karenanya. Kode etiknya spesifik dan layak diketahui sebelum Anda berada di air pada pukul 6 pagi: tidak lebih dari 20 orang di air per rotasi 30 menit, interaksi maksimal sekitar 60 menit, jarak minimal tiga meter di sisi samping dan empat meter dari ekor, dilarang menyentuh, dilarang memotret dengan lampu kilat, dan masuk ke air dengan tenang alih-alih melompat. Pelampung wajib dipakai dan seorang pemandu lokal mendampingi setiap kelompok. Tanyakan kepada operator Anda apakah mereka memakai umpan, karena praktiknya berbeda-beda.
Tidak. Hiu-hiu itu liar dan datang pergi dengan bebas, jadi sebagian pagi menghadirkan beberapa ekor dan sebagian lain tidak sama sekali. Operator yang mengiklankan jaminan biasanya berarti pengembalian dana sebagian, bukan jaminan perjumpaan, jadi periksa apa yang sebenarnya dijanjikan sebelum memesan atas dasar itu.
Sumber-sumber berbeda pendapat. Kelompok konservasi dan peneliti menyatakan hiu-hiu itu berkumpul secara alami untuk memakan ikan umpan yang sudah tertarik oleh lampu nelayan dan tidak sengaja diberi pakan, sementara beberapa daftar komersial Indonesia menggambarkan penggunaan umpan untuk menahan mereka di anjungan. Kode etik melarang wisatawan memberi mereka makan. Tanyakan langsung kepada operator Anda.
Sangat pagi. Operator biasanya berkumpul di Labuan Jambu sekitar pukul 03.30, tiba di anjungan bagan sekitar pukul 05.30 dan menurunkan Anda ke air mulai sekitar pukul 06.00, kembali menjelang tengah pagi. Itu biasanya berarti meninggalkan penginapan pada dini hari.
Tidak lebih dari 20 orang di air per rotasi 30 menit, interaksi maksimal sekitar 60 menit, jarak minimal tiga meter di sisi samping dan empat meter dari ekor, dilarang menyentuh, dilarang memotret dengan lampu kilat, dan dilarang melompat masuk. Pelampung wajib dipakai dan seorang pemandu mendampingi setiap kelompok.
Sekarang ya. Pada 7 Mei 2026 pemerintah provinsi NTB menetapkan 73.165 hektare teluk ini sebagai kawasan konservasi untuk hiu paus, menyusul studi penandaan satelit selama sepuluh tahun atas lebih dari 70 ekor. Ini langkah pertama tingkat provinsi dalam proses kawasan konservasi perairan di Indonesia, bukan taman nasional yang sudah sepenuhnya ditetapkan.
Sebagian besar remaja. Studi yang mencakup 2017 sampai 2022 mencatat 108 individu dengan rata-rata sedikit di atas lima meter, hampir semuanya remaja atau sub dewasa, dengan tiga perempatnya terlihat kembali pada tahun-tahun berikutnya. Peneliti juga mendokumentasikan lima ekor baru lahir berukuran 1,3 sampai 1,5 meter pada 2025, yang menunjukkan teluk ini mungkin lokasi pengasuhan.
Masukkan ke dalam rute keliling Indonesia, dan kami akan menghitung waktu tempuh serta biaya antar setiap titik.
Rencanakan perjalanan