
Gunung berapi yang terkenal akan api birunya yang menyeramkan dan danau kawah asam berwarna toska, didaki sebelum fajar untuk menyaksikan api biru. Penambang belerang masih mengangkut muatan menaiki lerengnya dengan tangan.
8.06°S 114.24°E
April hingga Oktober
1 malam
BWX
$14/malam
Ijen adalah gunung berapi di Jawa Timur yang dikenal akan dua hal: api biru yang muncul dalam gelap tempat gas belerang menyala, dan danau asam berwarna toska di kawahnya. Pada siang hari ia juga tambang belerang yang aktif, tempat penambang mengangkut lempengan belerang kuning menaiki jalur kawah di bahu mereka dengan upah kecil.
Ini pendakian malam yang menuntut, bukan titik pandang santai. Anda mulai sekitar pukul 1 sampai 2 pagi, mendaki sekitar 3 km menanjak, dan menghirup udara penuh asap belerang yang menyengat mata dan tenggorokan, itulah sebabnya masker gas diwajibkan. Sejak gempa 2024, dasar kawah dilarang dimasuki, jadi api biru dilihat dari bibir kawah. Jika Anda bugar dan tidak terganggu baunya, ia salah satu pagi teraneh di Indonesia.
Api birunya hanya terlihat dalam gelap, jadi pengaturan waktu adalah segalanya: kebanyakan pendaki menargetkan mencapai bibir kawah jauh sebelum sekitar pukul 4.30 pagi. Menyusul gempa 2024, pengunjung melihat api dari bibir kawah alih-alih turun ke sumbernya. Masker gas yang layak (bukan yang kertas) penting, karena embusan asap belerang menyapu area pandang.
Tetaplah di bibir kawah setelah api memudar dan danau asam memperlihatkan warna toska susunya saat siang menguat. Kontras danau pucat, lubang belerang kuning yang berasap, dan puncak-puncak di sekitarnya adalah sorotan bagi banyak orang. Cahaya pagi di sini jauh lebih baik daripada panjatan gelap sebelumnya.
Penambang memecah belerang padat dari lubang dan mengangkut muatan 70 sampai 90 kg naik dan keluar dari kawah, sering tanpa masker, demi upah yang sangat kecil. Menyaksikannya membuat rendah hati. Sebagian menjual suvenir belerang ukir kecil di puncak, dan membeli satu adalah cara yang adil untuk memberi mereka tip.
Operator tur biasanya menyediakannya, tetapi jika Anda pergi sendiri Anda bisa menyewa respirator yang layak di pangkalan dengan biaya kecil. Jangan mengandalkan masker bedah atau bandana, karena asapnya bisa benar-benar mengerikan saat angin bergeser. Cek filter dan kesesuaiannya sebelum Anda mulai mendaki.
Di bagian tanjakan curam, porter lokal menawarkan menarik atau mendorong Anda dalam gerobak beroda dua dengan tarif yang dinegosiasikan. Ia mahal dan agak canggung mengingat muatan para penambang sendiri, tetapi ini pilihan jika ketinggian atau kebugaran menjadi kekhawatiran. Sepakati harganya secara tertulis sebelum Anda berangkat.
Ijen berada dekat Bali, jadi banyak pelancong merangkainya dengan Bromo menjadi lintasan darat Jawa Timur dua atau tiga hari. Urutan klasiknya Bromo dulu, lalu transfer panjang ke timur ke Ijen, lalu lompatan feri singkat ke Bali. Ia melelahkan jika berturut-turut tetapi efisien jika waktu Anda singkat.
Cara ke sana
Bandara terdekat adalah Banyuwangi (BWX), sekitar 1 sampai 1,5 jam lewat jalan dari titik awal jalur Paltuding. Banyak pelancong sebenarnya datang dari Bali: berkendara ke feri Gilimanuk, menyeberang ke Ketapang dekat Banyuwangi (feri beroperasi sepanjang waktu), lalu transfer naik ke Paltuding untuk berangkat tengah malam. Tur umumnya berangkat dari Banyuwangi atau Bali antara kurang lebih pukul 11 malam dan tengah malam. Anda mendaftar dan membayar biaya masuk daring lewat portal resmi Ijen Blue Fire sebelum tiba.
Waktu terbaik untuk berkunjung
April hingga Oktober, musim kemarau, memberikan pijakan teraman dan pemandangan terjernih; api biru paling terlihat pada malam yang gelap dan kering. Hindari bulan-bulan basah sekitar Desember hingga Maret ketika jalurnya licin dan awan sering menutupi danau. Perhatikan kawah biasanya tutup pada Jumat pertama setiap bulan.
Tempat menginap
Kebanyakan orang tidur di atau dekat kota Banyuwangi sebelum berangkat tengah malam, tempat hotel dan penginapan sederhana kurang lebih USD 15 sampai 40, dengan beberapa pilihan lebih bagus lebih dekat ke pantai. Sebagian melewatkan tidur sepenuhnya dan datang langsung dari Bali dalam tur malam.
Tidak. Sejak gempa 2024, turun ke dasar kawah dilarang, dan api biru kini dilihat dari bibir kawah. Selalu ikuti instruksi ranger terkini, karena aturan akses bisa berubah sesuai kondisi vulkanik.
Cukup berat: sekitar 3 km tanjakan stabil di jalur lebar, memakan 1,5 sampai 2 jam bagi kebanyakan orang, dilakukan dalam gelap di ketinggian. Asap belerang dan berangkat dini, lebih daripada jaraknya, yang membuat orang kewalahan.
Jalurnya lebar dan mudah diikuti, jadi pendaki yang bugar dan berpengalaman kadang pergi sendiri. Meski begitu, pemandu menangani masker gas, pengaturan waktu, dan logistik transportasi, dan banyak yang merasa itu sepadan untuk berangkat pukul 1 pagi di tengah asap.
Susun rute keliling Indonesia dalam hitungan menit. Kami menghitung waktu tempuh dan biaya antar setiap titik, lalu tim lokal mengubahnya menjadi perjalanan.
Rencanakan perjalanan