Asik OriginalHubungi kami
Labuan Bajo, Flores

Perjalanan multi-hari di atas phinisi tradisional atau kapal modern. Komodo, Raja Ampat, Banda: pulau-pulau paling terpencil.
Kategori ini mengumpulkan perjalanan yang punya suasana, ritme, dan kecocokan pelancong yang serupa.
Cocok untuk siapa
Pelancong yang menginginkan hari-hari kapal liveaboard yang terasa bermakna, bukan sekadar standar.
Biasanya dipadukan dengan
Asik OriginalHubungi kami
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalHubungi kami
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalMulai
Rp 6.000.000
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalMulai
Rp 6.850.000
Labuan Bajo ke Lombok, via Sumbawa
Asik OriginalMulai
Rp 45.000.000
per kapal
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalKapal baruMulai
Rp 6.000.000
Labuan Bajo, Flores
Liveaboard bukan kapal pesiar. Kapal di sini membawa sepuluh sampai dua puluh tamu, kabinnya kecil, dan harinya disusun untuk membuat Anda masuk ke air, bukan untuk memamerkan kapalnya. Yang Anda beli adalah posisi: bangun sudah berlabuh di dekat Padar berarti Anda mendaki saat cahaya pertama bersama segelintir orang, bukan tiba pukul sepuluh bersama semua orang yang datang naik speedboat dari Labuan Bajo.
Durasi menentukan tripnya lebih daripada kapalnya. Dua hari satu malam mencakup Padar, komodo, Pink Beach, dan Manta Point, lalu kembali sore berikutnya. Tiga hari menambahkan bagian utara yang lebih sepi, gosong pasir Taka Makassar, dan snorkeling panjang tanpa terburu-buru di Kanawa. Empat hari menambahkan Gili Lawa Darat dan goa berair di Rangko, dan itulah versi pertama yang benar-benar punya sore tanpa agenda. Kalau Anda hanya punya satu malam, ambil; kalau punya tiga, hari tambahan itulah yang orang bilang tidak akan mereka lepaskan.
Berbagi atau privat adalah pilihan nyata, bukan upselling. Di kapal berbagi Anda memesan kabin dan jadwalnya milik rombongan. Pada sewa privat seluruh kapal milik Anda dan rutenya menyesuaikan Anda, dan hitungannya mulai masuk akal dari sekitar enam orang: kapal yang terasa mahal untuk berdua sering lebih murah per orang dibanding memesan kabin begitu rombongan terisi. Angkanya ada di halaman masing-masing trip, bukan di percakapan penjualan.
Dua hal praktis. Taman Nasional Komodo menarik tiket masuknya langsung, Rp650.000 untuk wisatawan asing dan Rp300.000 untuk WNI, dan tidak ada operator yang bisa membayarkannya lebih dulu. Dan laut paling tenang sekitar April sampai Oktober; di luar itu kapten menyusun ulang urutan singgah mengikuti cuaca, yang normal di sini dan lebih baik daripada alternatifnya.