Asik OriginalMulai
Rp 1.250.000
Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah

Pantai dalam kota Luwuk yang mudah dijangkau, air teluk yang tenang dan patung-patung tenggelam sejauh renang singkat.
Kilo Lima mendapat namanya dengan cara paling sederhana: letaknya sekitar lima kilometer dari pusat Luwuk, dan warga menamainya menurut patok jarak itu. Pantai ini menghadap Teluk Luwuk dengan Kepulauan Banggai di suatu tempat di cakrawala, dan karena teluk melindunginya, airnya biasanya tenang dan cukup jernih untuk melihat karang dari permukaan. Untuk pantai yang bisa Anda capai dalam seperempat jam dari kota, itu tawaran yang bagus.
Keanehan yang membuat semua orang datang ada di bawah air. Pada 2020 pengelola setempat menenggelamkan sekumpulan patung tepat di lepas pantai, berada hanya di kedalaman dua sampai tiga meter, sebagai daya tarik snorkeling dan foto. Patung-patung itu mudah dicapai dengan menyelam bebas bagi siapa pun yang punya masker, dan sudah menjadi objek yang difoto orang di sini. Pilihan itu tidak disukai semua warga setempat ketika dilakukan, dan patung-patung itu instalasi yang sengaja dibuat, bukan sesuatu yang bersejarah, tetapi mereka berfungsi: Anda bisa menemukannya, menahan napas, mendapatkan fotonya, dan kembali ke pasir dalam beberapa menit. Di sekitarnya ada karang sungguhan dan cukup banyak ikan karang kecil.
Ini pantai kota, dan berperilaku seperti pantai kota. Ada warung, ada parkir, ada tiket masuk kecil yang dibayar tunai, dan pada malam hari serta akhir pekan ada banyak orang. Ini bukan alam liar dan tidak berpura-pura menjadi itu. Nilainya terletak sebagai pilihan tanpa banyak usaha: berenang setelah hari yang panas, matahari terbenam sambil minum, atau snorkeling singkat ketika Anda tidak punya enam jam yang dituntut perjalanan ke Pulo Dua.
Cara ke sana
Kilo Lima berjarak sekitar 5 km di selatan pusat Luwuk di sepanjang jalan pesisir utama, yang berarti 10 sampai 15 menit dengan skuter, ojek atau mobil, dan jarak serupa dari bandara Luwuk jika Anda punya waktu luang sebelum penerbangan. Tidak ada perahu, tidak ada jalan kaki dan tidak ada kerumitan, yang menjadikannya hal paling mudah dijangkau di pesisir ini. Parkir di pantai, bayar tiket masuk dan parkir yang kecil dengan tunai di gerbang, dan Anda sudah berada di pasir.
Waktu terbaik
Sore menjelang matahari terbenam adalah saat pantai ini paling bagus, dengan panas yang mereda dan cahaya lembut di seberang teluk, dan itu juga saat warung-warung paling hidup. Untuk snorkeling, datanglah pada pagi yang tenang saat air lebih pasang, ketika air di atas patung dan karang paling jernih dan paling sedikit teraduk. Pagi hari kerja sepi; malam hari dan akhir pekan menarik keramaian warga lokal, yang bisa jadi suasana yang Anda inginkan atau justru persis yang Anda hindari.
Perlu diketahui
Bawa masker sendiri jika ingin melihat patung-patungnya, karena penyewaan tidak bisa diandalkan dan patungnya hanya sejauh renang singkat dari pantai di kedalaman dua sampai tiga meter. Jika Anda menyelam bebas untuk mengambil foto, ajaklah orang lain berjaga di permukaan alih-alih sendirian. Awasi barang bawaan Anda, karena ini pantai umum yang ramai, bukan resor yang dijaga. Bawa uang pecahan kecil untuk tiket masuk, parkir dan warung. Bawa pulang sampah Anda: pantai ini dibersihkan petugas setempat dan meninggalkan sampah lebih banyak daripada yang Anda temukan adalah balasan yang buruk.
Asik OriginalMulai
Rp 1.250.000
Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah
Asik OriginalMulai
Rp 2.150.000
Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah
Asik OriginalMulai
Rp 7.500.000
Dari Gorontalo ke Luwuk Banggai, Sulawesi
Karena letaknya sekitar lima kilometer dari pusat Luwuk dan warga menamainya menurut patok jarak itu. Lima dalam bahasa Indonesia berarti angka lima.
Sekumpulan patung yang ditenggelamkan di lepas pantai oleh pengelola setempat pada 2020 sebagai daya tarik snorkeling dan foto. Patung-patung itu berada hanya di kedalaman dua sampai tiga meter, mudah dicapai dengan menyelam bebas dari permukaan, dan merupakan instalasi modern, bukan situs bersejarah.
Mudah dan menyenangkan, bukan kelas dunia. Air teluk yang terlindung membuat Anda bisa melihat karang dan ikan karang dekat pantai, dan patung-patungnya adalah kebaruannya. Untuk terumbu yang serius, Pulo Dua di utara pesisir ini adalah perjalanan yang lebih baik.
Ya. Pantai ini menghadap barat ke Teluk Luwuk dan merupakan salah satu tempat paling populer di kota untuk menonton matahari turun, dengan warung yang siap menyediakan makanan dan minuman.
Ya, tiket kecil yang dipungut di gerbang secara tunai, dengan parkir ditagih terpisah. Tarifnya berbeda antara hari kerja dan akhir pekan, jadi bawalah uang pecahan kecil.
Sangat ramai pada malam akhir pekan dan hari libur, ketika pantai ini berfungsi sebagai pantai umum utama Luwuk. Pagi hari kerja jauh lebih sepi dan lebih baik untuk berenang dan snorkeling.
Masukkan ke dalam rute keliling Indonesia, dan kami akan menghitung waktu tempuh serta biaya antar setiap titik.
Rencanakan perjalanan