
Desa Batak dengan kuburan batu kuno keluarga kerajaan dan tari boneka kayu Sigale-gale.
Tomok adalah tempat kapal feri dari Ajibata berlabuh, dan tempat kebanyakan orang pertama kali melihat ukiran batu Batak. Kompleks makam berada sekitar 200 meter menanjak dari pelabuhan, di ujung jalur yang penuh sesak dengan kain ulos, kalender kayu, dan topeng berukir.
Di puncaknya terdapat makam garis keturunan Sidabutar, tiga generasi di antaranya, yang secara lokal diyakini milik orang yang pertama kali membuka pemukiman di sini. Sarkofagus utama dipotong dari satu balok batu tanpa sambungan atau semen, dan tutupnya membawa wajah manusia dengan mata besar menatap yang dikatakan mewakili raja itu sendiri. Catatan lokal menyebutkan usianya lebih dari 450 tahun. Angka itu berasal dari tradisi bukan dari penanggalan arkeologis apa pun, dan ini perlu ditanggapi dengan santai.
Ada aturan di sini yang benar-benar dipatuhi dan bukan sekadar pertunjukan untuk turis: sebelum melangkah ke area pemakaman, Anda harus menyelempangkan kain ulos di bahu kanan Anda. Kain ulos dibagikan di pintu masuk.
Daya tarik lainnya adalah Sigale-gale, boneka kayu seukuran manusia yang digerakkan dengan tali dari balik layar, menari mengikuti musik gondang dengan lengan yang bersendi dan kepala yang bisa menoleh. Boneka ini digunakan dalam pertunjukan pemakaman dan efeknya meresahkan dengan cara yang tidak bisa disampaikan oleh foto. Pemandu menceritakan kisah asal usul tentang raja yang berduka dan anak laki-laki yang meninggal; perlakukan itu sebagai cerita yang dituturkan secara lokal dan bukan sejarah yang terdokumentasi.
Jalur suvenir sangat ramai dan situs ini bisa dilihat dalam waktu kurang dari satu jam. Kedua hal tersebut benar pada saat bersamaan.
Cara ke sana
Tomok berada di pesisir timur Samosir, sekitar 10 hingga 15 menit menggunakan skuter ke arah selatan dari Tuk Tuk, dan makam berjarak kira-kira 200 meter berjalan kaki ke atas dari dermaga feri. ASDP menjalankan feri mobil antara Ajibata (dekat Parapat) dan Tomok pada KMP Tao Toba I dan II, dengan sekitar belasan keberangkatan setiap jalan sepanjang hari dari pagi buta hingga malam hari, sehingga banyak orang tiba di sini lebih dulu jika mereka membawa kendaraan. Jika Anda sudah menginap di Tuk Tuk, langkah mudahnya adalah berkendara ke Tomok dan lanjut ke utara ke Ambarita dalam perjalanan yang sama.
Waktu terbaik
Pergi di pagi hari, sebelum feri dan kelompok tur domestik tiba dan sebelum jalur menjadi panas. Situsnya padat dan sebagian teduh, jadi hari kering apa pun baik. Pertunjukan Sigale-gale berjalan ketika sudah cukup banyak orang yang berkumpul, bukan mengikuti jadwal yang tetap, jadi pertengahan pagi cenderung menjadi waktu yang tepat: cukup ramai untuk memicu tarian, tetapi tidak terlalu banyak hingga harus antre.
Perlu diketahui
Ada biaya masuk kecil ke desa wisata, dilaporkan sekitar Rp 10.000 per orang, ditambah tip terpisah untuk penari Sigale-gale. Bawa uang pecahan kecil, karena di sini tidak ada yang menerima pembayaran kartu. Letakkan ulos di bahu kanan Anda sebelum memasuki area makam; ini bukan pilihan dan ini bukan cara meminta tip. Jalur kios sangat gigih. Harga dibuka tinggi dan penolakan yang ramah tapi tegas bekerja lebih baik daripada menawar sesuatu yang tidak Anda inginkan. Jika Anda memang menginginkan kain ulos, ini adalah tempat yang wajar untuk membelinya, tetapi bandingkan beberapa kios terlebih dahulu.
Itu milik keluarga Sidabutar, tiga generasi penguasa, dengan pendiri Raja Sidabutar dipercaya oleh tradisi lokal sebagai orang pertama yang menetap di Tomok. Sarkofagus utama diukir dari satu balok batu padat dan di atasnya terdapat wajah yang mewakili sang raja.
Ya. Pengunjung menyelempangkan kain ulos di bahu kanan sebelum memasuki area pemakaman. Kain ulos disediakan di pintu masuk, jadi Anda tidak perlu membawa sendiri.
A life-sized carved wooden figure operated by ropes from behind a screen, made to dance to gondang music at funeral ceremonies. Its limbs and head move, and visitors are often invited to join the dance in return for a tip.
Masukkan ke dalam rute keliling Indonesia, dan kami akan menghitung waktu tempuh serta biaya antar setiap titik.
Rencanakan perjalanan