Asik OriginalMulai
Rp 45.000.000
per kapal
Labuan Bajo, Flores

Ngarai pedalaman dengan kolam hijau dan tepian tebing tempat Anda bisa melompat ke dalam air.
Cunca Wulang adalah satu-satunya tujuan wisata terkenal di luar Labuan Bajo yang tidak ada hubungannya dengan kapal, komodo, atau pulau. Ini adalah ngarai di perbukitan pedalaman kota tempat sungai telah mengukir batu abu-abu halus menjadi rangkaian dinding sempit dan kolam berwarna hijau. Penduduk setempat mendeskripsikannya sebagai Grand Canyon mini, yang mungkin berlebihan soal ukurannya namun tepat menggambarkan bentuk tempat ini.
Daya tariknya adalah berenang menyusuri ngarai itu sendiri, berpindah antar kolam dengan dinding batu menjulang di kedua sisinya, dan melompat dari tebing karang ke bagian yang lebih dalam. Ini adalah hari yang lebih menguras fisik dan lebih menyenangkan daripada tur keliling pulau pada umumnya, dan menjadi pilihan alternatif yang berguna saat laut sedang ganas atau Anda sudah bosan dengan speedboat.
Perjalanan ke sana memakan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam perjalanan darat, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 30 hingga 45 menit melewati lahan pertanian dan hutan. Jalurnya mudah dilalui pada cuaca kering namun benar-benar licin setelah hujan turun, menyeberangi aliran air dan menurun tajam menjelang akhir perjalanan. Menggunakan jasa pemandu lokal adalah prosedur yang umum dan sepadan, karena rutenya tidak ditandai dengan jelas di beberapa titik.
Sungai berubah seiring cuaca, dan inilah bagian yang sering diremehkan oleh para wisatawan. Ketinggian, kejernihan, dan arus air semuanya berubah mengikuti curah hujan terakhir, yang berarti kedalaman di bawah tebing loncat mana pun bukanlah jumlah yang tetap. Setelah hujan lebat, kolam berubah warna menjadi cokelat dan arusnya menguat, dan pada hari-hari seperti itu melompat ke air seharusnya sama sekali tidak dilakukan.
Tidak seperti lokasi pulau, Cunca Wulang dicapai melalui jalur darat, kira-kira 1,5 hingga 2 jam berkendara dengan mobil atau skuter ke arah barat dari Labuan Bajo menuju Werang, kemudian berjalan kaki dengan pemandu sekitar 30 hingga 45 menit turun ke ngarai. Sebagian besar wisatawan menyewa mobil beserta sopir atau bergabung dengan tur kecil, yang lebih mudah daripada mengendarainya sendiri di jalan yang tidak dikenal. Biaya masuk dan biaya pemandu lokal ditarik di awal jalur pendakian alih-alih tarif taman nasional apa pun, jadi biaya Taman Nasional Komodo tidak berlaku di sini. Bawalah uang tunai pecahan kecil, karena tidak ada pembayaran dengan kartu di awal jalur pendakian.
Musim kemarau, sekitar bulan April hingga November, memberikan kolam yang lebih jernih, arus yang lebih tenang, dan perjalanan kaki yang jauh lebih tidak licin. Pagi hari lebih sejuk untuk trekking dan Anda bisa menikmati ngarai sebelum rombongan harian tiba. Hindari periode hujan lebat, saat air berubah menjadi keruh, arus bertambah kencang, dan jalurnya menjadi sulit untuk dilalui.
Kenakan sepatu dengan cengkeraman yang tidak masalah jika basah, karena jalurnya bisa berlumpur dan Anda akan berjalan di atas batu basah di dalam ngarai. Bawa air minum, karena ini adalah perjalanan yang sesungguhnya di bawah terik dan tidak ada yang bisa dibeli setelah Anda meninggalkan jalan raya. Hanya melompat di tempat yang dikonfirmasi oleh pemandu Anda bahwa airnya cukup dalam pada hari itu, dan perlakukan itu sebagai aturan mutlak dan bukan sekadar saran. Ketinggian air berubah seiring curah hujan dan tebing yang aman minggu lalu mungkin tidak aman hari ini. Jika sungai mengalir deras atau berwarna cokelat, lewatkan lompatan sepenuhnya dan nikmati saja berenangnya.
Tepian di atas kolam-kolam hijau adalah alasan orang menempuh perjalanan ini, dan kolam di bawahnya cukup dalam untuk itu.
Tiga puluh sampai empat puluh lima menit dari ujung jalan, melintasi ladang lalu hutan. Perjalanan masuk itulah yang membuat tempat ini terasa jauh dari kota pelabuhan.
Ngarai pedalaman dengan air hijau di antara dinding batu, dan perubahan suasana yang total dibandingkan hari-hari berperahu yang dijalani semua orang lain di Labuan Bajo.
Asik OriginalMulai
Rp 45.000.000
per kapal
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalMulai
Rp 1.450.000
Labuan Bajo, Flores
Asik OriginalKapal baruMulai
Rp 6.000.000
Labuan Bajo, Flores
Ini adalah perjalanan darat dan bukannya menggunakan kapal: sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan mobil atau skuter ke arah barat menuju Werang, dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan pemandu sekitar 30 hingga 45 menit turun menuju ngarai. Mengatur sopir atau bergabung dengan tur kecil adalah cara termudah untuk melakukannya.
Hanya jika pemandu memastikan bahwa airnya cukup dalam pada hari Anda berada di sana. Ketinggian dan arus air berubah seiring dengan curah hujan belakangan ini, sehingga tepi tebing yang tadinya aman mungkin tidak aman saat ini. Jika sungainya pasang atau berwarna cokelat, jangan melompat sama sekali.
Sangat disarankan. Terdapat beberapa bagian jalur yang tidak memiliki penanda dan licin usai diguyur hujan, dan pemandu lokal mengatur rute perjalanan, ongkos masuk, dan mengetahui kolam mana yang cukup dalam untuk dilompati pada hari itu.
Tidak. Cunca Wulang terletak di pedalaman dan di luar taman nasional, sehingga tiket masuk taman tidak termasuk. Terdapat biaya masuk lokal yang terpisah beserta biaya pemandu yang ditarik di awal jalur pendakian, dan harus dibayar tunai.
Masukkan ke dalam rute keliling Indonesia, dan kami akan menghitung waktu tempuh serta biaya antar setiap titik.
Rencanakan perjalanan